Jl. Sugeng Jeroni, No. 619/MJ.1, Rt. 035 Rw. 008, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta 55142

Tim Kami

Ekamagda Febriani-Dietrich

Co–Founder & Direktur

Ekamagda Febriani adalah seorang lulusan Universitas Gadjah Mada Fakultas Hukum pada tahun 2015. Pada tahun 2008 – 2011 Eka berkecimpung dalam kegiatan keorganisasian di Kampus yaitu Majestic-55, dalam Oraganisasi tersebut Eka berkecimpung dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan. Setelah kesibukannya di Oraganisasi pada tahun 2011 – 2012 Eka menjadi salah satu pencetus KKN Kepulauan Selayar dan menjadi Ketua Sub-Unit dari KKN Selayar dengan Program Pemberdayaan Biota Laut dan Peningkatan Kualitas Pendidikan Serta Kesehatan Masyarakat Di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada tahun 2013 – 2104 Eka mendapatkan pekerjaan sebagai Marketing Front Office di Yogyakarta Internasional School (yang sekarang berubah menjadi Yogyakarta Independent School). Kemampuan Eka yang lainnya yaitu mempunyai pengetahuan umum mengenai international and environmental law, berpengalaman dalam bekerja baik dengan Pemerintah ataupun non-pemerintah (NGos/LSM), dan berpengalaman dalam Intercultural Communications.

Katja Krause

Co–Founder

Katja Krause mengambil kuliah di Kota Göttingen (Jerman) dan juga di Bergamo (Itali) dan lulus S2 di tahun 2011. Ia mengambil mata kuliah sejarah, sastra Jerman dan linguistik Jerman juga mempunyai sertifikat untuk mengajar orang asing (DaF/DaZ-Zertifikat).

Pada tahun 2012 ia bekerja di Georg-August-Universität di Göttingen dan peniliti tentang sejarah Universitas dan juga mengkoordinir pameran dan pengarsipan di Fakultas Kehutanan di Georg-August-Universität. Sesudah proyek penelitian yang di lakukan oleh Katja ia mendapatkan beasiswa dari DAAD (German Academic Exchange Service)

Susann Oettel

Co–Founder

Susann Oettel kuliah di Leipzig Arabistik dan Bahasa Jerman sebagai Bahasa Asing dan lulus tahun 2010. Selama dua semester Susann mengikuti Program Darmasiswa RI yang ditawarkan oleh Pemerintah Indonesia di Malang. Di sana ia belajar bahasa Indonesia dan mengumpulkan pengalaman pertama dalam bidang pendidikan saat prakteknya selama enam bulan di SMA 1 dan SMA8 di sana. Setelah kelulusan ia juga mengikuti program beasiswa dari DAAD dan mengajar bahasa Jerman selama dua semester di Universitas Pendidikan di Bandung. Selain mengajar Susann Oettel ikut berpartisipasi dalam kepengurusan program ekstrakurikuler seperti film club dan teater dan mengikut serta di beberapa acara di Goethe Institut Bandung.

Mirko Dietrich

Academic Coordinator

Mirko menyelesaikan studi Geografi Ekonomi dan Sosial di Universitas Leipzig pada tahun 2012. Setelah itu, ia bekerja hampir enam tahun di Indonesia di bidang pengelolaan air limbah dan sampah, di mana ia memperoleh pengalaman praktis yang luas dalam konteks internasional. Pada periode 2019–2024, Mirko menjabat sebagai manajer jaringan usaha dalam bidang teknologi energi dan lingkungan, dengan tanggung jawab dalam pengembangan serta koordinasi kerja sama antar pemangku kepentingan.

Berkat perjalanan profesionalnya, Mirko memiliki wawasan yang mendalam mengenai berbagai sektor industri energi dan lingkungan, serta pengalaman yang kuat dalam kerja sama internasional, khususnya antara institusi dan lembaga pemerintah Jerman dan Indonesia. Selain bahasa Jerman dan Inggris, dia juga bisa berbahasa Indonesia.

Riananda Titisari

Kepala Bahasa dan Guru

Nanda, Ia lulusan Pendidikan Bahasa Jerman dari Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2009. Sebelum lulus ia sudah mulai mengajar di sebuah lembaga kursus bahasa di Yogyakarta dan setelah lulus, ia masih bekerja di bidang yang sama yaitu mengajar bahasa Jerman. Ia sempat mengajar di Jakarta selama kurang lebih 2 tahun sebelum kembali ke Jogja dan bekerja bersama Lembaga Indonesia Jerman sampai saat ini. Dari beberapa pengalaman mengajar yang ia dapatkan, ia menemukan metode/cara bagaimana bahasa Jerman bisa lebih mudah dipahami dan diterapkan secara lisan oleh para pembelajar dari segala usia yg memiliki cara belajar yg berbeda beda juga. Untuk itu ia terus mengembangkan kemampuan bahasa Jermannya ke level selanjutnya, dengan begitu tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan baik.

Gofani Dwi Cahyo

Guru

Gofani, pernah mengenyam pendidikan di Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2019 hingga 2023. Ia lulus dengan predikat cumlaude. Setelah lulus, ia langsung bekerja sebagai Guru Bahasa Jerman di salah satu lembaga di Karawang dan Bandung. Setelah hampir 2 tahun, ia kemudian kembali ke Yogyakarta dan mengajar di Lembaga Indonesia Jerman hingga saat ini. Kegemarannya pada Bahasa Jerman terus dikembangkan ke level selanjutnya. Dari observasinya selama mengajar, ia menemukan cara dan tips agar belajar Bahasa Jerman lebih mudah untuk dipahami dan menyenangkan.

Gagang Geguritan

Guru

Sering dipanggil Gege, dia adalah lulusan S-1 Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Yogyakarta (2025) yang memiliki passion besar pada bidang bahasa, sastra, dan penerjemahan. Selama kuliah, ia aktif di Himpunan Mahasiswa Bahasa Jerman dan UKM Musik, serta pernah meraih juara dalam kompetisi debat dalam event “Deutsches Fest UNY 2023” dan kuis kejermanan tingkat nasional yang diadakan oleh IMBSJI pada tahun 2022. Selain pengalaman organisasi, Gege memiliki pengalaman sebagai pemandu wisata lepas dan telah mengajar bahasa Jerman selama lebih dari dua tahun yang dimulai melalui program “Zusammen Lernen” oleh Himpunan Mahasiswa Bahasa Jerman pada tahun 2023. Dalam mengajar, ia konsisten menggunakan media kreatif agar materi lebih mudah dipahami dan suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Dengan latar belakang tersebut, Gege memiliki kemampuan komunikasi dan adaptasi yang baik untuk mendukung perannya di bidang bahasa khususnya pendidikan.

Milka Eliana

Marketing

Milka bergabung bersama keluarga Lembaga Indonesia Jerman (LIJ) sejak tahun 2023. karirnya bermula dari klub photography di SMA Stella Duce 1, RETS Photography. Di klub ini Milka banyak berpatisipasi pada kegiatan mereka, tak hanya itu karyanya juga di tampilkan pada pameran Arretrato dan Janaloka di Jogja Nasional Museum. Di samping itu, dia juga mengikuti beberapa workshop photography dan juga lomba photography seperti Canon Photo Marathon. Saat ini Milka juga aktif dalam tim sosial media GKMS Jogjakarta. Melalui pengalamannya, dirinya siap mebantu kalian dalam mengenal Jerman melalui sosial media @lembaga_indonesia_jerman.

Umi Kurnia Ekawati

Administrator

Nia, adalah salah satu alumnus Pendidikan D2 Pariwisata Bahasa Perancis IKIP dan DIII API Yogyakarta. Sejak di bangku kuliah Nia sudah tertarik belajar Bahasa asing pariwisata dan administrative. Nia mempunyai pengalaman kerja 15 tahun sebagai Medical Representative di Perusahaan farmasi. Pada tahun 2019 Nia bergabung Bersama Lembaga Indonesia Jerman sebagai Administartor.

Vincentia Ekosafitri

Facility Management

Sejak tahun 2024, ia bertanggung jawab atas manajemen fasilitas di sekolah bahasa Lembaga Indonesia–Jerman. Dengan penuh ketelitian dan rasa tanggung jawab yang tinggi, ia memastikan bahwa seluruh lingkungan sekolah selalu bersih, rapi, dan terawat dengan baik. Selain itu, ia juga mengelola pengadaan perlengkapan dan memastikan seluruh kebutuhan operasional tersedia dengan baik bagi pengajar maupun peserta didik.

Dengan perhatian terhadap detail, sikap yang selalu siap membantu, serta kepribadiannya yang hangat, ia bukan hanya menjalankan tugas-tugas administratif semata, melainkan juga menjadi jiwa yang menenangkan dalam tim kami. Dedikasi dan kerja kerasnya memberikan kontribusi besar dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi semua.